Blang Merang-(KoreksiNews) Penyakit mulut dan kuku atau PMK merupakan penyakit yang menular antar hewan ternak. Pengabdian masyarakat dengan pemberdayaan peternak ini melalui Sosialisasi memiliki maksud agar peternak dapat meminimalisir terjadinya kematian hewan ternak sehingga dapat meningkatkan ekonomi para peternak. hari ini kamis 17 Oktober 2024, bertempat di Aula Kecamatan Pantar Barat dilaksanakan Sosialisasi PMK dan Lalulintas Ternak oleh Dinas Peternakan Kabupaten Alor. kegiatan ini dihadiri oleh Para Kepala Desa, Kepala UPT,Balai Penyuluh Pertanian, Penanggungjawab wilayah Pelabuhan serta unsur terkait lainnya diwilayah Kecamatan Pantar Barat. Camat Pantar Barat Taslim Jou, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan
Ucapan terima kasih kepada seluruh komponen yg hadir walaupun di tengah kesibukan. Jika kita berbicara soal penyakit PMK, maka di wilayah Kecamatan Pantar Barat sampai saat ini belum ada informasi atau keluhan masyarakat tentang hal ini kepada kami selaku Pemerintah. Sementara itu disis lain lalu lintas kami yg di Pantar Barat menggunakan kapal penyebrangan, sangat susah kami bawakan Hewan-hewan besar keluar daerah oleh karena ketatnya aturan dan selalu merepotkan keluarga yg memiliki hewan ternak, Kami sampaikan terima kasih kepada dinas Peternakan yg melaksanakan kegiatan yang sangat bermanfaat ini untuk kita bersama, kiranya kegiatan yang bermanfaat ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan diwaktu yang akan datang. Sambutan dan Arahan selanjutnya disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Alor Christovel U. T. Taralandu, S.Pt sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa, Kegiatan ini sangat penting kami lakukan karna kita ketahui bahwa kita semua mengkonsumsi makanan asal hewan. Sehingga perlu kita mencegah lebih baik dari pada mengobati. Terkhusus untuk rabies kita kab Alor masih zona aman hanya kita daerah kepulauan tertentu, maka perlu ada kewaspadaan. Kami akan tempatkan para petugas pengawasan pelabuhan di beberapa daerah pelabuhan di wilayah pantar diantaranya Baranusa, Bakalang dan Kabir. Saya harapkan kepada peserta yg hadir bisa menjadi corong bagi kami untuk bisa menyampaikan informasi2 penting kepada masyarakat tentang PMK dan lalu lintas ternak ini.
Kami akan tempatkan para petugas pengawasan pelabuhan di beberapa daerah pelabuhan di wilayah pantar diantaranya Baranusa, Bakalang dan Kabir. Saya harapkan kepada peserta yg hadir bisa menjadi corong bagi kami untuk bisa menyampaikan informasi2 penting kepada masyarakat tentang PMK dan lalu lintas ternak ini. Selesai memberikan arahan kegiatan sosialisasi lansung dibuka oleh kadis peternakan kabupaten Alor.
Selanjutnya materi sosialisasi disampaikan oleh Kabid Keswan kesmavet pengolahan dan pemasaran Kanisius raja, S.TP. beliau menyampaikan Ada beberapa penyakit menular strategis yg menyerang pada ternak dan sangat cepat dan mengakibatkan besarnya angka kematian seperti pernah ada kasus ASR. Dan juga kerugian ekonomi bagi masyarakat. Jenis penyakit ini membutuhkan perhatian dan penanganan serius. Tata cara lalulintas hewan ini hubungan dengan jenis penyakit diatas. Tertular akibat dari penyebrangan yg sudah terinfeksi dari daerah lain sehingga menyebar. Pintu masuk penyebaran melalui pelabuhan. Lalu lintas ternak dilakukan Dgn maksud pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan. Pengawasan dilakukan dimana saja misalnya lalu lintas, tempat penyimpanan produk, dan di pelabuhan penyeberangan.
Materi PMK kembali di jelaskan secara terperinci oleh Ibu Dokter Hewan yang membawahi wilayah kerja Pulau Pantar. penyakit mulut dan kuku (PMK) adalah penyakit infeksi virus (family Picornaviridae) yang bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku genap/belah (cloven-hoofed). Nama lain penyakit ini antara lain aphthae epizootica (AE), foot and mouth disease (FMD). Virus PMK berukuran kecil, tidak ber-amplop atau tanpa lapisan lemak dan memiliki capsid yang kuat sehingga virus ini sangat tahan terhadap desinfektan yang cara kerjanya melarutkan lemak (Penyakit Mulut Dan Kuku Pada Hewan Ternak Dalam Pandangan Pakar FPP UNDIP, 2022). Penyakit pada ternak dapat menimbulkan kerugian ekonomi bagi peternak khususnya masyarakat di Pantar yang memiliki ternak pada umumnya. Karena penyakit PMK atau Penyakit mulut dan kuku ini infeksi virus yang bersifat akut dan sangat cepat menular dengan bantuan angin. Penyakit ini menyerang semua hewan yang berkuku seperti sapi. Penyakit mulut dan kuku ini tidak ditularkan ke manusia sehingga daging dan susu masih aman untuk dikonsumsi namun daging dan susunya dikonsumsi harus dengan pengolahan yang sempurna. Karena pengolahan ini sangat penting demi mematikan virus yang terdapat di dagingnya sehingga bisa diminimalisir masuk ke tubuh manusia. Kerugian dari dampak penyakit ini bukan hanya dirasakan oleh peternak, namun juga dapat dirasakan oleh masyarakat luas.penyakit mulut dan kuku (PMK) adalah penyakit infeksi virus (family Picornaviridae) yang bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku genap/belah (cloven-hoofed). Nama lain penyakit ini antara lain aphthae epizootica (AE), foot and mouth disease (FMD). Virus PMK berukuran kecil, tidak ber-amplop atau tanpa lapisan lemak dan memiliki capsid yang kuat sehingga virus ini sangat tahan terhadap desinfektan yang cara kerjanya melarutkan lemak (Penyakit Mulut Dan Kuku Pada Hewan Ternak Dalam Pandangan Pakar FPP UNDIP, 2022).
(bangsito-KoreksiNews)