(Blang Merang selasa 12 Mei 2026,) Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Alor Menggelar Kegiatan Pelatihan Diversifikasi dan Nilai Tambah Produksi Olahan Hasil Perikanan kepada kelompok Pengolahan Ikan Desa Blang Merang dan Desa Baranusa bertempat di aula Kantor Desa Blang Merang. Dalam sambutan kepala Desa Blang Merang mengharapkan kepada para kelompok pengolah agar mengikuti kegiatan ini dengan baik dan sukses sehingga ilmu yang didapatkan dalam kegiatan ini bisa bermainfaat bagi pertumbuhan ekonomi keluarga dan masyarakat pada umumnya.
Harapan yang sama juga disampaikan oleh kepala desa baranusa dalam sambutannya bahwa wilayah Baranusa pada umumnya di kenal juga sebagai daerah penghasil ikan, sehingga kelompok diharapkan mengikuti kegiatan Pelatihan ini dengan baik untuk bisa menerapkannya dalam pertumbuhan ekonomi keluarga.
.jpg)
Selanjutnya Kepala Bidang Akses Perijinan dan pengelolaan TPI, Mohammad Saleh Koho,S.Pi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kelompok pengolah untuk terlibat dalam pengembangan usaha diversifikasi produk perikanan guna menciptakan peluang ekonomi baru dan meningkatkan daya saing sektor kelautan di pasar domestik dan global
"Diversifikasi produk perikanan kunci menaikkan nilai tambah, memperluas pasar, serta meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha perikanan," kata Kabid Akses Perijinan dan Pengelolaan TPI yang sering disapa akrab Bang Maco. Beliau menambahkan lagi bahwa Diversifikasi pengolahan ikan merupakan salah satu strategi penting dalam upaya peningkatan nilai tambah produk perikanan, yang memiliki dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir. Disamping itu pula Diversifikasi produk olahan ikan merupakan cara meningkatkan nilai tambah produk olahan ikan melalui pengembangan produk baru yang lebih diminati konsumen. Diversifikasi olahan ikan seperti Abon Ikan dan Burger Ikan khususnya di wilayah Baranusa pada umumnya sangat di mintai oleh para kaum perempuan. kegiatan perikanan merupakan sumber mata pencaharian utama bagi sebagian besar masyarakat. Namun tantangan yang dihadapi adalah masih rendahnya kemampuan masyarakat dalam mengolah hasil tangkapan ikan menjadi produk yang lebih bernilai.
Sebagian besar ikan hasil tangkapan dijual dalam kondisi segar tanpa adanya proses pengolahan lanjutan, sehingga nilai ekonominya relatif rendah. Pengolahan ikan merupakan cara untuk memanfaatkan hasil perikanan, terutama pada situasi di mana hasil tangkapan ikan melimpah, sehingga diversifikasi pengolahan ikan menjadi produk olahan seperti nugget dan dimsum ikan menawarkan solusi yang efektif untuk meningkatkan nilai tambah dari hasil perikanan. Proses pengolahan ini tidak hanya mempertahankan kualitas dan kandungan gizi ikan, tetapi juga menghasilkan produk yang bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi. (sito).