Baranusa – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Alor menggelar rapat persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke XXXI Tingkat Kabupaten Alor, pada hari ini Rabu (10/02/2026) di Aula Kecamatan Pantar Barat. Rapat ini digelar sebagai langkah awal untuk mendengarkan pernyataan sikap dari pemerintah Kecamatan Pantar Barat bersama masyarakat serta membahas berbagai aspek teknis dan administratif menjelang penyelenggaraan MTQ ke XXXI di Baranusa Ibu Kota Kecamatan Pantar Barat.
Melalui undangan resmi yang disampaikan kepada seluruh pihak terkait, LPTQ Kabupaten Alor menginisiasi koordinasi awal guna memastikan seluruh komponen pelaksana siap menjalankan tugasnya. Pembahasan rapat perdana ini mencakup kesiapan dan jadwal kegiatan yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan mei mendatang. Rapat ini juga menjadi momentum untuk menyatukan langkah antara panitia inti dan panitia lokal ditingkat kecamatan, serta unsur pendukung lainnya agar pelaksanaan MTQ Ke XXXI berlangsung lebih tertib, efisien, dan sesuai standar penilaian yang berlaku. LPTQ menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan dan penguatan kualitas qari/qariah di Kabupaten Alor, dan juga sebagai ajang silaturrahmi kita bersama persaudaraan gunung dan pantai.
Rapat Perdana ini di buka oleh Camat Pantar Barat Taslim Jou, S.Sos sekaligus menyampaikan komitmen selaku Pemerintah Kecamatan dan seluruh lapisan masyarakat Pantar Barat bahwa, “Kami Pemerintah Kecamatan Pantar Barat bersama ketujuh Desa dan Masyarakat siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ ke XXXI Tingkat Kabupaten Alor, dan siap mensukseskan pelaksanaannya sesuai dengan harapan kita bersama. Kami sudah beberapa kali mengharapkan untuk MTQ Tingkat Kabupaten bisa ada di kecamatan Pantar Barat, Alhamdulillah bisa terjawab untuk dilaksanakan tahun ini.” Ungkapnya.
Selanjutnya Rapat kembali dipimpin oleh Ridwan Iho,S.Sos selaku Sekretaris Umum LPTQ Kabupaten Alor, menyampaikan bahwa Dengan dimulainya Rapat perdana ini, LPTQ Kabupaten Alor berharap kepada seluruh unsur yang terlibat dapat bekerja secara kompak, sehingga MTQ Ke XXXI Tahun 2026 dapat diselenggarakan dengan sukses, lancar, dan membawa dampak positif bagi perkembangan generasi Qur’ani di Pantar Barat. Adapun dua agenda penting yang akan kita bahas pada rapat ini yaitu, tentang komitemen dari pemerintah kecamatan dan masyarakat yang sudah disampaikan oleh Bapak camat tadi, untuk agenda yang kedua tentang waktu pelaksanaan sudah pasti dilaksanakan pada bulan mei mendatang, namun soal kepastian tanggalnya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari LPTQ Provinsi NTT.
Besar harapan dan juga disampaikan oleh Ketua Umum LPTQ Kabupaten Alor Rasid Miran SP.MM dalam arahannya bahwa, “Pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten Alor dalam beberapa kali kegiatan hanya berpusat di kota Kalabahi karena berbagai pertimbangan-pertimbangan, sehingga kami bisa merekomendasikan untuk pelaksanaan MTQ ke XXXI tingkat Kabupaten Alor dilaksanakan di Baranusa ibukota Kecamatan Pantar Barat, atas permintaan Ketua LPTQ dan Camat Pantar Barat. Tujuan terpentingnnya adalah bagaimana meningkatkan persatuan dan kesatuan kita bersama dan bersilaturrahmi. Untuk juknis pelaksanaan MTQ sampai saat ini LPTQ Kabupaten belum mendapatkan juknisnya, baik panitia inti maupun lokal, kita bertekat menskuseskannya pada bulan mei mendatang. jadikanlah Pantar Barat sebagai tuan rumah yg baik, semua yg datang adalah keluarga kita sendiri”.tutupnya.
Ketua Panitia MTQ ke XXXI Tingkat Kabupaten Alor, Marthen G.Moubeka,SH juga menyampaikan apresiasi kepada Camat Pantar Barat dan seluruh masyarakat atas pernyataan sikap untuk siap mensukseskan pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten di Baranusa, memang secara pribadi saya tidak merasa ragu ditinjau dari berbagai aspek, sangat luar biasa jika Pantar Barat menjadi tuan rumah penyelenggara. Beliau juga menyampaikan bahwa terjadi pemotongan dana oleh Pemerintah Pusat yang cukup besar, sehingga alokasi anggaran yg disiapkan sebesar 300 juta.
Jumlah dana dimaksud diperuntukkan berjenjang mulai dari MTQ Tingkat Kabupaten,Provinsi bahkan ke tigkat Nasional. Jadikan Pantar Barat sebagai tuan rumah yg baik, ketika org datang penuh curiga, tetapi pulang dengan airmata dan sejuta kenangan. (sito).