(BlangMerang-KoreksiNews) - Rabu, 28 November 2025 - Bertempat di Kantor Balai Penyuluhan Keluarga Berencana Kecamatan Pantar Barat, dilaksanakan kegiatan Mini Loka Karya dan Mini Lapangan Tingkat Kecamatan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka upaya pencegahan Stunting yang bersifat multidimensional maka diperlukan adanya jaminan bahwa semua target sasaran prioritas program dapat mengakses dan memanfaatkan sejumlah layanan secara lengkap dan optimal. Untuk hal tersebut maka dilakukan evaluasi pelaksanaan pendampingan keluarga dan hasil pemantauan pendampingan keluarga di tingkat kecamatan agar tujuan Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting sesuai dengan Peraturan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia No.13 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Bantuan Operasional Keluarga Berencana Tahun Anggaran 2025. Dimana perlu mengawal dan mengevaluasi pelaksanaan pendampingan keluarga hasil dari pelaksanaan dan pemantauan pendampingan keluarga ditingkat kecamatan, serta pembinaan Tim Pendamping Keluarga (TPK) agar terwujudnya 3 standar yaitu TPK yang terlatih, Tersedia Alat Ukur/Aplikasi Pengukuran untuk sasaran Stunting dan Tersedia serta terlaksananya prosedural operasional percepatan penurunan stunting serta terwujudnya 4 PASTI yaitu memastikan semua sasaran terdata, memastikan semua sasaran memperoleh pelayanan, memastikan semua sasaran memanfaatkan intervensi dari pelayanan dan memastikan semua pelaksanaan dan pendampingan tercatat dan terlaporkan.
Abdurrahman Senin selaku Koordinator Keluarga Berencana Kecamatan Pantar Barat Dalam arahan pembukaan menyampaikan bahwa ketika kita menoleh kebelakang di Tahun-tahun sebelumnya, kalau kami hadir di posyandu tentunya masyarakat sudah memberikan tanda tanya kalau kami itu hadir untuk mengajak orang untuk ber-KB. Namun seiring dengan perubahan regulasi hari ini, pemerintah melalui programnya yang terbaru untuk membangun keluarga sejahtera sehat sukses dan mandiri sesuai dengan apa yang di cita-citakan. Tujuan dan manfaat program keluarga berencana adalah mewujudkan keluarga sehat, bahagia, dan sejahtera. Namun, program ini sering kali disalahartikan sebagai program menolak kehadiran anak. Ada banyak manfaat program keluarga berencana yang dapat diperoleh dan salah satunya adalah menghasilkan keluarga yang berkualitas. tambah Abdurrahman.
Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Pantar Barat Taslim Jou, S.Sos memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan. Dalam sambutannya camat menyampaikan Pentingnya Program Keluarga Berencana dengan merencanakan jumlah dan jarak kelahiran anak, yang pada gilirannya membantu meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi risiko kesehatan. Keluarga Berencana (KB) adalah program yang bertujuan untuk mengatur kelahiran anak dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Hadir dalam kegiatan ini juga Bidan Koordinator pada puskesmas Baranusa Delima Samah dalam membawakan materi terkait keluarga berencana dalam wilayah kerja puskesmas Baranusa bersama dihadapan para PPKBD dan sub PPKBD masing-masing Desa. (sito).